SFC Memiliki Kekuatan dan Kesiapannya Diuji Dengan Berpartisipasi Dalam Trofeo Persija dan Piala SCM

Sebelum keikutsertaannya dalam Indonesian Super League (ISL) tahun 2015, Sriwijaya Football Club (SFC) menguji kekuatan dan kesiapannya dengan berpartisipasi di Trofeo Persija dan SCM Cup 2015. Dalam partisipasinya dalam turnamen satu hari Trofeo Persija 2015, SFC berhasil mengalahkan Persija, tuan rumah turnamen melalui adu penalti berakhir dalam 5 hingga 3 gol untuk SFC, tetapi kalah dari Arema juga melalui adu penalti dengan 2 hingga 4 gol untuk Arema, dan di pertandingan terakhir Arema kalah dari Persija juga melalui adu penalti yang berakhir dengan 2 hingga 4 gol untuk Persija. Karena ketiga tim memperoleh hasil yang sama, diputuskan bahwa ketiga tim dinyatakan sebagai pemenang turnamen Trofeo Persija tahun ini. Yah, ini terdengar seperti lelucon, tapi itu nyata.

Peluncuran Liga Super Indonesia dijadwalkan akan terjadi pada tanggal 1 Februari 2015. Sebelum pertandingan ini, banyak calon peserta memanfaatkan waktu pra-musim mereka untuk mengkonsolidasikan tim mereka dengan pelatihan terkonsentrasi di tempat khusus yang akan membuat para pemain klub segar dan kuat ketika kickoff terjadi dan musim berjalan atau melakukan ujicoba dengan klub sepak bola lokal atau internasional. Setiap klub memiliki pilihannya sendiri berkaitan dengan tempat di mana mereka menginginkan pelatihan itu dilaksanakan. Sebagian besar klub lebih suka dataran tinggi, seperti resor di daerah pegunungan, sebagai tempat pelatihan pemain mereka. Tempat semacam ini cocok untuk meningkatkan dan memaksimalkan kebugaran pemain dan VO2max.

Beberapa klub yang belum selesai dengan proses memilih calon pemain untuk musim mendatang akan memanfaatkan waktu pra-musim mereka untuk memilih pemain yang memenuhi syarat untuk posisi tertentu yang mungkin membutuhkan lebih banyak pemain. Beberapa klub membawa serta para pemain yang masih dalam proses seleksi dan melibatkan mereka dalam pertandingan ketika mereka melakukan ujicoba dengan klub lain. Banyak pemain asing dipilih dengan cara ini. Mereka akan mendapatkan kontrak jika mereka tampil baik selama uji coba, jika tidak mereka akan dikembalikan ke agen pemain dan klub terus berburu untuk pemain yang lebih baik dan cocok.

Salah satu turnamen pra-musim utama sebelum kickoff ISL adalah Piala SCM yang disponsori oleh stasiun TV swasta di Indonesia. Turnamen ini dijadwalkan akan berlangsung dari 17 hingga 27 Januari 2015. Ini akan melibatkan 8 klub sepak bola besar di Indonesia, yaitu: Sriwijaya FC, Persija Jakarta, Persebaya Surabaya, Persela Lamongan, Mitra Kukar, Arema Cronus, Semen Padang, dan Persipura Jayapura. Klub dibagi menjadi 2 grup, Grup A dan Grup B. Grup A terdiri dari 4 klub, yaitu: Sriwijaya FC, Semen Padang, Persija, dan Persebaya. Grup B terdiri dari 4 klub, yaitu: Arema Cronus, Persela, Mitra Kukar dan Persipura. Tempat untuk pertandingan Grup A adalah H. Agus Salim Stadion, Padang, Sumatra Barat, Indonesia dan tempat untuk pertandingan Grup B adalah Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Indonesia. Tempat untuk pertandingan Semi Final dan Final belum ditentukan.

Tips Berguna Untuk Anak-Anak Bergabung Dengan Tryout Football Untuk Pertama Kalinya

Sepak bola adalah salah satu olahraga paling populer saat ini. Orang-orang dari segala usia dari berbagai belahan dunia sangat tertarik dengan olahraga ini. Banyak anak-anak dan remaja, khususnya, sangat terpesona dengan olahraga ini sehingga mereka bekerja sangat keras untuk dapat bergabung dengan tim atau klub di sekolah atau lingkungan mereka dan menjadi pemain.

Bergabung dengan uji coba sepakbola untuk pertama kalinya benar-benar dapat membuat banyak anak-anak menjadi menakutkan. Dan karena saraf mereka bisa mendapatkan yang terbaik dari mereka, mereka dapat kehilangan kesempatan besar untuk bersinar dan melakukan uji coba.

Untuk membantu anak-anak meningkatkan peluang mereka untuk sukses ketika mencoba untuk sekolah atau tim sepak bola lokal untuk pertama kalinya, di bawah ini adalah beberapa tips berguna yang dapat diberikan orangtua kepada anak-anak mereka:

Pastikan anak Anda tidur nyenyak. Malam sebelum uji coba, pastikan anak Anda tidur setidaknya 8 jam. Ini untuk memastikan bahwa anak Anda cukup beristirahat dan siap untuk uji coba. Ini juga akan memastikan bahwa dia akan merasa kurang stres dan siap untuk semua kegiatan untuk hari berikutnya.

Ajak anak Anda untuk selalu tersenyum dan tetap percaya diri. Pelatih secara alami tertarik pada anak-anak dengan sikap positif dan percaya diri. Ajari anak Anda untuk menghindari bersumpah juga, tidak peduli betapa frustrasinya mereka karena pelatih dapat dengan mudah mengingat pemain dengan sikap negatif. Semua komunikasi harus positif. Dorong dia untuk tersenyum sesering mungkin. Secara umum, sikap positif pada anak-anak adalah penting dan akan menjaga perhatian pelatih pada saat uji coba.

Tanamkan nilai kerja keras. Bahkan jika seorang anak bukanlah pemain terbaik selama ujicoba, pelatih mudah terkesan dengan anak-anak yang bekerja keras. Anak-anak muda yang membuat kesalahan di lapangan tetapi tidak pernah mengeluh dan membuat alasan akan selalu menarik perhatian para pelatih. Kualitas positif ini sering menandakan bahwa anak-anak tidak akan sakit kepala selama pelatihan dan bahwa mereka benar-benar akan bekerja keras untuk menjadi baik dalam permainan ini. Karena itu, pastikan Anda menanamkan nilai ini pada anak-anak Anda.

Terakhir, selama ujicoba, dorong anak Anda untuk tidak mudah terpengaruh oleh kesalahan yang mereka buat. Katakan kepada mereka untuk membiarkan ini segera pergi dan bahwa mereka harus melanjutkan dengan permainan berikutnya. Ini akan memiliki efek yang lebih positif pada permainan mereka dan pada saat yang sama, membantu pelatih melupakan kesalahan.