5 Kebiasaan yang Selamanya Akan Membuatmu Jadi Amatir

5 Kebiasaan yang Selamanya Akan Membuatmu Jadi Amatir

Menjadi profesional di bidang masing-masing ialah keinginan yang wajar dipunyai setiap orang. Bisa menjangkau posisi profesional di bidang yang digeluti memberikan tidak sedikit keuntungan. Ia yang profesional dapat lebih dipercaya salah satu kawan sejawat, mendapat keyakinan lebih dari klien, sampai menarik lebih tidak sedikit kerjasama dengan pihak luar.

Namun sejumlah orang lupa, label profesional perlu diperoleh lewat perjuangan yang panjang. Tidak terdapat predikat profesional yang dapat hadir dalam semalam. Apakah anda termasuk orang yang sekarang sedang berusaha untuk jadi profesional di bidangmu? Sedayubet akan menyerahkan 5 urusan yang mesti anda hindari supaya tidak jadi amatir selamanya.

5 Kebiasaan yang Selamanya Akan Membuatmu Jadi Amatir
5 Kebiasaan yang Selamanya Akan Membuatmu Jadi Amatir

1. Selalu Berkata “Nanti”

Ini ialah kebiasaan yang paling umum anda hadapi di kehidupan sehari-hari. Menunda dan berbicara nanti seakan jadi musuh yang amat susah dihindari. Saat terdapat tugas kuliah atau pekerjaan, anda tetap sering bilang:

“Aaaaaaah, nanti aja deh. Gampang!”

Kemudian buka twitter, Facebook, Instagram, Path, nonton serial. Menunda urusan yang butuh dilakukan, dan menenggalamkan diri pada distraksi lain.

Padahal, menghargai waktu ialah kualitas yang selalu dipunyai oleh individu sukses dimanapun. Orang-orang berhasil tidak bakal menunda kegiatan demi memenuhi kemauan yang dapat dilakukan di beda waktu. Mereka mengetahui bahwa waktu ialah komoditas mahal yang tidak bakal terganti dan mesti dimanfaatkan sebaik mungkin.

2. Beralasan “Mood-ku Belum Datang. Aku Tidak Bisa Bekerja.”

Tidak selamanya kita dapat berangkat ke tempat kegiatan dengan perasaan yang baik. Terkadang rasa malas dan tak mau menggelayuti, menyangga kita guna bangkit dari lokasi tidur demi menyerahkan yang terbaik di hari tersebut. Naik-turunnya mood adalah urusan yang amat manusiawi, tetapi mereka yang akan berhasil tidak bakal berlindung di balik dalil ini.

Terlepas dari bagaimana perasaan dan situasi pribadi mereka, calon orang berhasil akan selalu berjuang profesional. Ia dapat memisahkan hal privat dan hal pekerjaan. Mereka tidak bakal mengorbankan kehidupan profesionalnya ketika keruntuhan kehidupan individu melanda. Mood naik-turun tersebut pasti, tetapi mereka sudah memahami bagaimana urusan itu harus dihadapi.

3. Selalu Menyalahkan Orang Lain Saat Menghadapi Kegagalan

Dia yang bakal selamanya jadi amatir ialah ia yang tak mau bertanggung jawab atas kekeliruan yang ia bikin sendiri. Baginya lebih gampang menyalahkan orang lain, menciptakan dirinya tidak jarang kali tampak benar. Kesuksesan memerlukan keberanian guna menghadapi kegagalan. Hal ini dapat dijangkau jika seseorang inginkan jujur pada dirinya sendiri.

Jika hingga sekarang anda masih tak mau mengakui kesalahanmu dan tidak jarang kali mengacungkan jari mendakwa orang lain, maka berhentilah. Cobalah mulai jujur pada diri dan kesalahanmu sendiri. Terima dan akui kekeliruan tersebut, kemudian carilah upaya untuk membetulkan keadaan.

4. Enggan Mendengar Masukan Orang Lain, Merasa Jumawa Atas Kemampuan Sendiri

Keberhasilan seseorang ditentukan dari kemauannya guna terus belajar. Saat anda berhenti memperkaya diri, maka kesuksesanmu pun akan terhenti disitu. Mereka yang profesional adalah mereka yang inginkan membuka diri guna menerima empiris dan latihan baru. Tanpa memandang pengetahuan tersebut datang dari siapa dan bagaimana caranya, satu yang terpenting: mereka tidak pernah memblokir diri atas pelajaran-pelajaran baru.

Sementara ia yang amatir bakal merasa malas belajar urusan baru. Jangankan membuka diri guna memperlajari urusan bari. Mereka telah merasa puas dengan apa yang mereka miliki. Bahkan mereka pun tidak segan guna “merasa paling”.

Paling pintar, sangat keren, sangat oke. Saat dikritik, mereka juga tak mau mendengarkan sebab sudah merasa tak terdapat tandingannya. Duh, bila kamu masih punya kebiasaan macam ini segera hapus deh supaya label profesional segera datang padamu.

5. Merasa Punya Tanggung Jawab Bagi Memuaskan Semua Orang

Demi menjadi profesional terkadang anda perlu memblokir telinga terhadap segala ejekan yang berputar di sekelilingmu. Kamu perlu meyakini instingmu dan terus berjalan. Perasaan fobia akan kritik, fobia dijauhi dan memikirkan pendapat orang beda secara berlebihan tidak bakal membawamu kemana-mana.

Seberhasil apapun seseorang dia tidak bakal pernah dapat membahagiakan seluruh orang di sekelilingnya. Pro dan kontra terhadap hasil karyamu ialah hal yang tidak terhindarkan. Kalau anda memang sungguh-sungguh hendak profesional, beranikanlah dirimu guna menghadapi gempuran kritik di luar sana. Lupakan kemauan untuk menciptakan semua orang bahagia. Fokuskan perhatianmu pada masukan orang-orang terdekat, dan teruslah berusaha.

Dari 5 kelaziman di atas, berapa yang masih terdapat padamu? Jika memang kamu hendak berproses jadi seorang profesional, terdapat baiknya anda mulai mempertimbangkan guna menghentikan kebiasaan-kebiasaan buruk ini mulai sekarang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *