5 Hal yang Haram Dilakukan Orang-Orang Sukses di Akhir Pekan

5 Hal yang Haram Dilakukan Orang-Orang Sukses di Akhir Pekan

Akhir pekan tidak pernah dilalui dengan begitu saja oleh mereka yang mengantongi keberhasilan di bidang yang digelutinya. Hari guna bebas dari tuntutan kegiatan dimanfaatkan dengan betul-betul oleh mereka. Salah satu ciri individu yang sukses memang ketara dari manajemen pemakaian waktu yang bijaksana.

Menurut Judi Online Sebelum menjalani akhir pekanmu, yuk anda coba lihat dulu hal-hal yang tidak akan dilaksanakan orang-orang berhasil di akhir pekan mereka. Siapa tahu andai kamu mengikutinya, kesuksesan juga dapat datang padamu. Tak terdapat yang tidak barangkali ‘kan?

5 Hal yang Haram Dilakukan Orang-Orang Sukses di Akhir Pekan
5 Hal yang Haram Dilakukan Orang-Orang Sukses di Akhir Pekan

1. Bekerja di Akhir Pekan? Haram!

Orang-orang sukses dapat melakukan kompartementalisasi pada hari-harinya. Mereka tahu kapan waktunya mesti bekerja, kapan mesti berhenti dan merilekskan tubuh selayak insan biasa. Di akhir pekan, mereka memilih mencungkil diri dari rutinitas kegiatan dan merasakan waktunya untuk mengerjakan hal-hal beda di luar urusan keharusan profesional.

“10 tahun kemudian aku tidak mempedulikan hari-hariku bercampur begitu saja. Tidak terdapat ruang yang berbeda untuk urusan individu dan hal pekerjaan. Tapi kesudahannya aku sadar, masa mendatang perusahaan ini ditentukan dari keputusan yang aku ambil. Kalau aku tidak pernah lepas dari pekerjaan, aku tidak bakal punya ruang untuk beranggapan dan menjernihkan otak.”

James Reinhart, Founder ThredUp.com

Apakah hari ini anda masih berencana membuka laptop dan bekerja? Atau masih tidak jarang tergoda membuka surat elektronik kantor dan menyicil tugas guna pekan depan? Udah deh, tutup saja. Istirahat. Otakmu tersebut bukan mesin mobil yang dapat diatur sedemikian rupa supaya tidak over-heat. Ia tetap perlu waktu istirahat supaya tetap “waras.”

2. Bersenang-Senang Tanpa Memperhitungkan Waktu dan Energi

Akhir pekan memang saatnya bersenang-senang, ini waktunya menggiati kegemaran atau berwisata guna menyegarkan otak. Tapi ingat, bila tidak hati-hati pekerjaan yang anda lakukan di akhir pekan justru dapat jadi bom waktu untuk produktivitasmu di mula pekan yang baru nanti. Terlalu lelah di akhir pekan dapat membuatmu lemas ketika hari Senin datang.

Orang-orang berhasil tahu trik menata energi. Mereka bakal memilih pekerjaan yang dapat menghalau stres, namum tetap efisien dari sisi energi. Jika waktunya tidak memungkinkan, mereka tidak bakal memaksa pergi ke lokasi yang jauh dan memakan perjalanan panjang demi menghemat tenaga di hari cuti yang melulu sejenak ini.

Bandingkan deh, perasaan senang masa-masa perjalanan memanjat Gunung Lawu dan perasaan nyaman saat anda duduk manis di salon? Jelas bertolak belakang sih, namun bukankah pada kesudahannya rasa tenang yang anda cari? Kalau hanya punya waktu cuti 2 hari, mana yang lebih arif dipilih: nyalon atau naik gunung?

3. Menghabiskan Waktu guna Melakukan Pekerjaan Rumah

Jadi weekend gak boleh bersih-bersih lokasi tinggal nih maksudnya? Lah, bukannya akhir pekan malah harusnya dimanfaatkan guna mengurus urusan yang “tidak terurus” di hari kerja? Orang-orang berhasil punya sudut pandang berbeda. Untuk mereka, hari kerja seharusnya juga dapat dibagi sedemikian rupa guna menyelesaikan keperluan domestik.

Cucian baju dan debu di lokasi tinggal tidak menumpuk di akhir pekan. Setiap hari, mereka menyicil kegiatan rumah tidak banyak demi sedikit supaya tidak keteteran di hari libur. Lagipula hari cuti memang mestinya dimanfaatkan guna melegakan benak bukan? Kalau pekerjaan dalam negeri masih menumpuk, kapan dapat santainya?

4. Menyia-Nyiakan 32 Jam Waktu yang Dimiliki Hanya guna Tidur

Sesungguhnya masing-masing akhir pekan rata-rata dari kita punya 32 jam masa-masa yang dapat digunakan guna melakukan sekian banyak kegiatan menyenangkan. Sayang, tidak sedikit dari anda tetap belum dapat memanfaatkannya dengan baik. Karena tidak cukup tidur di hari kerja, kita dapat tidur 10 jam di akhir pekan. Tahu-tahu udah siang aja waktu terbit kamar.

Orang-orang sukses tak mau membuang waktu cuti mereka dengan sia-sia. Mereka bakal lebih memilih tidur lumayan dari Senin hingga Jumat demi dapat segar di hari Sabtu. Alih-alih tidur, mereka akan terbit , berinteraksi dengan orang lain. Waktu bebas yang tidak datang masing-masing hari dapat dimanfaatkan guna mempererat ikatan pertemanan dan mendatangi keluarga.

Tuh, anda yang masih bergelung di selimut — gak malu? Ayo bangun!

5. Mengkhawatirkan Senin yang Masih Lama Datangnya

“Tidak dapat relax di akhir pekan melulu membuatku jadi ayah yang buruk, suami yang buruk, dan pada kesudahannya aku pun jadi CEO yang buruk.”

James Reinhart, Founder ThredUp.com

Orang-orang sukses dapat menyetel benak mereka dengan bijaksana. Saat akhir pekan tiba, Senin tidak dipikirkan dengan demikian kerasnya. Mereka memanfaatkan masa-masa yang ada guna bebas dari hal pekerjaan, menikmati peluang senggang guna mengosongkan otak.

Kamu pun dapat melakukan urusan yang sama. Stop mengkawatirkan Senin yang sarat tekanan kegiatan di hari Minggu sore. Hey, anda masih punya sekian puluh jam lho untuk merasakan hari Minggu!

Kita punya masa-masa 2 hari guna “bebas” sejenak dari tuntutan pekerjaan. Kenapa tidak dimanfaatkan sebaik-baiknya? Kita insan biasa guys, bukan robot yang dapat bekerja masing-masing saat.

Yuk, mulai sontek teknik orang-orang berhasil ini memanfaatkan masa-masa akhir pekan mereka!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *